Anak yang mulai merokok dapat menjadi kecanduan, sehingga mungkin akan terus merokok ketika telah dewasa dan nantinya berisiko menderita penyakit jantung, kanker paru-paru dan penyakit berbahaya lain. Semua orang tidak mau anak-anak merokok. Pertanyaannya adalah bagaimana menghentikan mereka dari merokok dan siapa yang dapat melakukannya.
Orang tua memainkan peranan penting dalam mendidik anak mereka mengenai gaya hidup sehat dan mengajarkan pentingnya untuk tidak merokok. Perokok dewasa perlu menyingkirkan rokok dari jangkauan anak dan jangan merokok di dekat anak-anak
Sejumlah kelompok pemerhati kesehatan masyarakat juga berupaya keras untuk mencegah anak merokok dengan menjalankan program pendidikan bagi anak.
Pemerintah dapat berkontrbusi dengan memberlakukan kebijakan yang melarang penjualan rokok kepada anak dan menegakkannya secara tegas.
Kami percaya bahwa produsen tembakau dapat dan harus mengambil tindakan untuk mencegah anak merokok. Tindakan tersebut dapat berkisar dari mendukung regulasi yang efektif hingga mengimplementasikan program pencegahan anak merokok milik mereka sendiri.
Berikut ini pendapat kami dan tindakan yang telah kami lakukan:
Kami tegas menentang merokok di kalangan anak.
Kami senantiasa mendorong pemerintah Indonesia untuk memberlakukan ketentuan usia minimum pembelian produk tembakau dan untuk membatasi pemasaran dan iklan secara lebih ketat.
Kami tidak memasarkan produk kepada anak. Iklan kami ditujukan kepada orang dewasa dan bertujuan agar perokok dewasa memilih produk kami daripada produk pesaing
sumber:http://www.sampoerna.com/id_id/responsibility/how_we_operate/youth_smoking_prevention/pages/youth_smoking_prevention.aspx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar